Sabtu, 07 April 2018

HADIRI MUJAHADAH KUBRO, MENPORA : KALIAN HARUS BANGGA KULIAH DI UNIWA

Foto Bersama Bapak Menpora dengan Mahasiswa Universitas Wahidiyah

KEDIRI, Sufi of uniwa   – Perhelatan akbar doa bersama yang di selenggarakan oleh Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kediri, merupakan agenda acara tahunan di selenggarakan 6 bulan sekali, yakni di bulan Rojab dan Muharrom seperti hari ini. Ritual doa bersama ini dimulai hari Kamis – Minggu, 5 sd 8 April 2018. Doa bersama atau yang biasa di kenal Mujahadah Kubro Sholawat Wahidiyah dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Rosululloh SAW  dan Haul Mbah KH. Abdul Majid Ma’roef QS Mualif Sholawat Wahidiyah .

Dalam Mujahadah Kubro kali ini dihadiri tokoh nasional yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Dr.H. Imam Nahrawi pada gelombang Ketiga Yang di sponsori Remaja Wahidiyah  , hari Sabtu, 7 April 2018. Kedatangan  Dr.H. Imam Nahrawi di Pondok Pesantren Kedunglo – Kediri, dijadwalkan akan beramah tamah dengan Pengasuh Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo pukul. 20.00 wib, dan selanjutnya
pukul 21.00 wib memasuki arena Mujahadah Kubro, selanjutnya  Dr.H. Imam Nahrawi memberikan sambutan atas nama Pemerintah di era bapak Jokowi. Beliau Menuturkan dalam sambutanya di dalam Mujahadah Kubro bahwa saya disini menghadiri langsung Mujahadah Kubro karena ingin Beramah Tamah dengan Pengasuh Perjuangan Wahidiyah Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA serta meminta doa Restu semoga selalu tercurahkan Keberkahan dalam setiap tugas Kenegaraan .

 tak Hanya itu Bapak MENPORA juga sangat mengkagumi Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA dalam memimpin perjuangan yang besar "ya saya sangat kagum terhadap Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA dalam membangun perjuangan wahidiyah tidak hanya di bidang pendidikan namun kejahteraan umat "  di lanjut Fatwa Amanat hadratul Mukarrom Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA. 
didalam Fatwa dan Amanat Beliau Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA. mendawuhkan bahwa sanya Perjuangan Wahidiyah tidak hanya di bidang Pendidikannya saja tapi juga membangun Ekonomi Umat (pengamal wahidiyah) . kita adobsi cara bernegara dan kita kembangkan di dalam perjuangan wahidiyah. kalo di Negara mempunya BUMN (Badan Usaha Milik Negara ) di Wahidiyah pun ada BUMW( Badan Usaha Milik Wahidiyah) tak hanya itu kita juga mempunya Koperasi yangi tersebar di seluruh Tanah Air sekitar 900 Koperasi Wahidiyah dan itu murni tidak tercampur bantuan Pemerintah atau Asing sekalipun .  

Setelah mengikuti jalannya acara Mujahadah Kubro kami pun (Pers uniwa)  Mencoba Mewawancarai Bapak MENPORA, beliau Menuturkan kepada Mahasiswa Universitas Wahidiyah agar selalu bangga terhadap UNIWA .'Teman teman Mahasiswa kalian Harus berbanggalah Kuliah di Uniwa kalian disini tidak hanya di didik namun di cetak menjadi seorang pejuang wahidiyah. 

Rangkaian mata acara Mujahadah Kubro bisa di saksikan melalui internet, “Acara ini bisa di akses via internet melaui www.kedunglo.com dan Live di TV lokal, yaitu Dhoho TV yang jangkauan siarannya bisa di nikmati dari Kediri, Blitar, Malang, Jombang dan Nganjuk,”  – KAA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar