KEDIRI, Sufi of uniwa – Perhelatan akbar doa
bersama yang di selenggarakan oleh Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok
Pesantren Kedunglo Kediri, merupakan agenda acara tahunan di selenggarakan 6
bulan sekali, yakni di bulan Rojab dan Muharrom seperti hari ini. Ritual doa bersama
ini dimulai hari Kamis – Minggu, 5 sd 8 April 2018. Doa bersama atau yang biasa
di kenal Mujahadah Kubro Sholawat Wahidiyah dalam rangka memperingati Isra
Mi'raj Rosululloh SAW dan Haul Mbah KH. Abdul Majid Ma’roef QS
Mualif Sholawat Wahidiyah .
Dalam Mujahadah Kubro kali ini dihadiri tokoh nasional yang
juga Menteri Pemuda dan Olahraga Dr.H. Imam Nahrawi pada gelombang Ketiga Yang
di sponsori Remaja Wahidiyah , hari Sabtu, 7 April 2018.
Kedatangan Dr.H. Imam Nahrawi di Pondok Pesantren Kedunglo –
Kediri, dijadwalkan akan beramah tamah dengan Pengasuh Perjuangan Wahidiyah dan
Pondok Pesantren Kedunglo pukul. 20.00 wib, dan selanjutnya
pukul 21.00 wib
memasuki arena Mujahadah Kubro, selanjutnya Dr.H. Imam Nahrawi memberikan
sambutan atas nama Pemerintah di era bapak Jokowi. Beliau Menuturkan dalam
sambutanya di dalam Mujahadah Kubro bahwa saya disini menghadiri langsung
Mujahadah Kubro karena ingin Beramah Tamah dengan Pengasuh Perjuangan Wahidiyah
Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA serta meminta doa Restu semoga selalu
tercurahkan Keberkahan dalam setiap tugas Kenegaraan .
tak Hanya itu Bapak MENPORA juga sangat
mengkagumi Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA dalam memimpin
perjuangan yang besar "ya saya sangat kagum terhadap Kanjeng Romo KH.
Abdul Latif Madjid RA dalam membangun perjuangan wahidiyah tidak hanya di
bidang pendidikan namun kejahteraan umat " di lanjut Fatwa Amanat
hadratul Mukarrom Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA.
didalam Fatwa dan Amanat Beliau Kanjeng Romo KH. Abdul
Latif Madjid RA. mendawuhkan bahwa sanya Perjuangan Wahidiyah tidak hanya di
bidang Pendidikannya saja tapi juga membangun Ekonomi Umat (pengamal wahidiyah)
. kita adobsi cara bernegara dan kita kembangkan di dalam perjuangan wahidiyah.
kalo di Negara mempunya BUMN (Badan Usaha Milik Negara ) di Wahidiyah pun ada
BUMW( Badan Usaha Milik Wahidiyah) tak hanya itu kita juga mempunya Koperasi
yangi tersebar di seluruh Tanah Air sekitar 900 Koperasi Wahidiyah dan itu murni
tidak tercampur bantuan Pemerintah atau Asing sekalipun .
Setelah mengikuti jalannya acara Mujahadah Kubro kami pun
(Pers uniwa) Mencoba Mewawancarai Bapak MENPORA, beliau Menuturkan kepada
Mahasiswa Universitas Wahidiyah agar selalu bangga terhadap UNIWA .'Teman teman
Mahasiswa kalian Harus berbanggalah Kuliah di Uniwa kalian disini tidak hanya
di didik namun di cetak menjadi seorang pejuang wahidiyah.
Rangkaian mata acara Mujahadah Kubro bisa di saksikan
melalui internet, “Acara ini bisa di akses via internet melaui www.kedunglo.com
dan Live di TV lokal, yaitu Dhoho TV yang jangkauan siarannya bisa di nikmati
dari Kediri, Blitar, Malang, Jombang dan Nganjuk,” – KAA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar